Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online

Filadelfia

Info informasi Filadelfia atau artikel tentang Filadelfia ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Filadelfia (bahasa Inggris: Philadelphia; bahasa Yunani: F??ad??fe?a), artinya "(kota) kasih sayang persaudaraan"; sekarang Alasehir (Pengucapan bahasa Turki: [a'?a?ehi?]), adalah sebuah kota dalam zaman kuno sampai Abad Pertengahan, sekarang dinamakan kota Alasehir di Provinsi Manisa, di daerah Aegea, negara Turki. Terletak di lembah Kuzu�ay (Cogamus, pada zaman kuno), di kaki gunung Bozdag (gunung Tmolus pada zaman kuno). Dataran tinggi di wilayah ini dipenuhi tanah luas dan subur dari sungai Gediz, (nama kuno: Hermus)) yang memberikan pemandangan luar biasa. Filadelfia merupakan pusat kekristenan penting pada zaman gereja mula-mula (abad pertama M) dan terus sampai ke periode Kekaisaran Bizantin. Sampai sekarang, tempat ini tetap dianggap sebagai tituler see Gereja Katolik

Zaman kuno
Kota yang sekarang bernama Alasehir ini mungkin adalah salah satu kota pertama dengan nama "Filadelfia". Didirikan pada tahun 189 SM oleh Raja Eumenes II dari Pergamon (197-160 SM). Eumenes II menamai kota ini karena kasihnya pada saudara laki-lakinya, yang kelak menggantikannya, Attalus II (159-138 SM), yang kesetiaannya menyebabkan Ia diberi julukan, "Philadelphos", arti harafiahnya "orang yang mengasihi saudara laki-lakinya". Karena tidak memiliki ahli waris, Attalus III Philometer, raja terakhir dari dinasti Attalid di Pergamum, menyerahkan kerajaannya, termasuk kota Filadelfia, kepada sekutunya, Kerajaan Romawi, pada waktu Ia meninggal pada tahun 133 SM. Roma membentuk Provinsi Asia pada tahun 129 SM dengan menggabungkan Ionia dan bekas wilayah Kerajaan Pergamum.

Zaman Romawi
Filadelfia berada dalam distrik administratif Sardis. Pada tahun 17 M, kota ini rusak berat akibat gempa bumi, sehingga Kaisar Tiberius memberi keringanan tidak usah membayar pajak (Tacitus Annales 2.47, cf. Strabo 12.8.18, 13.4.10, John Lydus de mensibus 4.115). Sebagai balasan, kota itu memberikan berbagai penghormatan kepada Tiberius. Bukti dari mata uang logam menunjukkan bahwa kaisar Caligula pernah membantu kota ini. Di bawah pemerintahan kaisar Vespasian, Filadelfia menerima cognomen-nya, Flavia. Di bawah Caracalla, Filadelfia menjadi tempat berdirinya satu kultus imperial; mata uang logamnya bertuliskan Neokoron (arti harafiahnya, "penyapu kuil"/"temple-sweeper"--pengurus kuil). Sebuah teater kecil berada di pinggiran utara bukit "Toptepe Hill", merupakan apa yang tersisa dari kota ini pada zaman Romawi.

Dalam kitab "Wahyu kepada Yohanes"
Meskipun sejumlah kota kuno juga bernama Filadelfia, kota ini jelas adalah salah satu dari tujuh kota di Asia Kecil yang disebutkan oleh Yohanes (pada waktu di pulau Patmos) dalam tiga pasal pertama kitab tulisannya, Wahyu kepada Yohanes. Kitab ini diyakini ditulis di akhir abad pertama Masehi, kemungkinan besar pada zaman kaisar Domitian. Filadelfia adalah kota keenam dari tujuh kota yang dikirimi surat oleh Yohanes. Bagian surat yang secara khusus ditujukan kepada jemaat gereja di Filadelfia tercantum dalam Wahyu 3:7-13.

Zaman Bizantin
Filadelfia merupakan kota makmur pada zaman Bizantin, sehingga disebut "Atena kecil" ("little Athens") pada abad ke-6 M karena banyaknya festival dan kuil-kuil. Hal ini mengindikasikan bahwa saat itu kota ini tidak seluruhnya beralih ke agama Kristen. Ada catatan seorang nabiah Kristen, Ammia, berasal dari Filadelfia. Sekitar tahun 600 "Basilica of St. John" yang berkubah bulat mulai dibangun, reruntuhannya menjadi atraksi arkeologi utama sampai sekarang. Kota ini juga menjadi pusat pemberontakan melawan para penguasa Bizantin:
  • tahun 1182, dipimpin oleh John Komnenos Vatatzes
  • tahun 1188-1205 atau 1206, dipimpin oleh Theodore Mangaphas, seorang asli Filadelfia, melawan Isaac II Angelos.
Pada waktu itu, keuskupan (bishopric) Filadelfia ditingkatkan menjadi metropolis. Dalam abad ke -14, Filadelfia dijadikan metropolis Lydia oleh patriarkh Gereja Ortodoks Yunani di Konstantinopel, sebuah status yang masih dipegang sampai sekarang. Kehormatan ini diberikan karena kota itu tidak menyerah kepada Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman). Kota ini makmur terutama pada abad ke-13 dan 14; ada koloni dagang Genoese (dari Genoa) dan kota ini menjadi produsen penting barang-barang kulit dan sutera yang diwarnai merah (karena itulah sekarang diberi nama Turki, Alasehir, yang berarti "kota merah").

Zaman modern
Tentara Yunani menguasai kota ini selama perang Yunani-Turki (1919�1922). Menurut sejumlah sumber, tentara Yunani yang mundur melakukan kebijakan bumi-hangus ketika mundur dari Anatolia selama fase akhir perang ini. James Loder Park, Vice-Consul Amerika Serikat di Konstantinopel saat itu, menijau lokasi yang hancur segera setelah penduduk Yunani diungsikan, menggambarkan situasi di kota-kota sekitar daerah Izmir yang dilihatnya sebagai berikut:

"Di Alasehir, pompa tangan digunakan untuk membasahi tembok-tembok bangunan dengan Kerosen. Ketika memeriksa puing-puing kota, kami menemukan sejumlah tulang-tulang dan tengkorak, hangus dan hitam, dengan sisa rambut dan daging melekat padanya. Atas desakan kami, sejumlah kuburan yang tampaknya baru dibuat, telah digali kembali untuk kami dan kami dapat memastikan bahwa jenazah-jenazah ini tidak lebih dari empat minggu sebelumnya."

Menurut Park, 70% bangunan di Alasehir dihancurkan oleh api, sementara Kinross menulis "Alasehir tidak lebih dari lobang yang gelap hangus, seluruh daerah bukit rusak. Desa demi desa telah hancur menjadi tumpukan abu." Diperkirakan sebanyak 3.000 jiwa telah lenyap dalam pembakaran Alasehir.

Tokoh terkenal dari Filadelfia

Joannes Laurentius Lydus (lahir 490) penulis dan administrator Yunani
Theodore Mangaphas juga dikenal sebagai Morotheodoros (lahir pada abad ke-12), perwira militer Bizantin Yunani.
Uskup kenamaan
Cyriacus (pada Council of Philippopolis, 344)
Theodosius (disingkirkan pada Konsili Seleukia, 359)
Theophanes (pada Konsili Efesus Pertama, 431)
John (pada Konsili Konstantinopel Ketiga, 680)
Theoleptus (1283�1322): memimpin pertahanan kota Filadelfia terhadap serangan pasukan Turki pada tahun 1310; karya tulisannya termasuk syair agamawi, risalah monastik, tulisan-tulisan anti-Arsenite, surat-surat
Macarius Chrysocephalas (1336�82): kandidat untuk patriarchate pada tahun 1353, menulis "Rhodonia" (bunga rampai Amsal dan gnomai), "catenae" ("rantai" bahasa Inggris: �chains,� kutipan dari teolog-teolog yang dilekatkan pada ayat-ayat Alkitab) atas Injil Matius dan Injil Lukas, homili-homili, dan sebuah vita mengenai St. Meletios dari Galesios
Gabrius Severus (1577) menulis karya-karya melawan orang Latin
Gerasimus Blachus (1679), pengarang sejumlah karya tulis
Meletius Typaldus (1685), disingkarkan karena menjadi pengikut Gereja Katolik


Demikian artikel tentang Filadelfia ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Filadelfia ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.